5 April 2016

Terlena Dunia

Apa yang mengajarkanmu bahagia
Bukanlah kemilau dunia yang tak lama
Bukanlah kesemuan indahnya raga
Bukanlah sebutan dan jabatan yang tak kan berbekas


Kemilau dunia menyilaukan
Terlena sejenak, lalu menghilangkan akal
Terbuai apa yang disebut kemewahan
Kala tak berpunya, Tuhan selalu di hati
Tak siang tak malam
Kala mata telah terkepung kemewahan
Tuhan telah terlalaikan dengan perlahan
Tak ada urusan dengan Tuhan, begitu katanya

Kesemuan indahnya raga
Keindahan yang tampak tak senyatanya indah
Cantik, tampan tak kan lama
Aduhai, kenapa harus terbuai

Sebutan, jabatan hanya sekuku jari
Sekelebat datang, lalu pergi
Maka tak perlu berbangga diri
Aduhai, kemana kan lari
Saat jabatan tak ada lagi
Jika tak kembali kepada Illahi

4 komentar:

  1. iya mbak dunia melenakan
    padahal baik buruk kita pasti mati

    BalasHapus
  2. dunia ohhh... dunia, kadang kita mang lupa kita hanya sebentar

    BalasHapus
  3. bener mb juni, kadang nafsu membelenggu untuk meraihnya, hingga kita terlena

    BalasHapus